Jumat, 04 Maret 2016

Peluang Usaha Lingkungan Bisnis

ini adalah artikel dari tugas lingkungan bisnis di STMIK AMIKOM YOGYAKRTA. Tempat kuliah orang berdasi

ABSTRAK

Kenapa saya mengambil contoh karya ilmiah tentang produksi martabak telur karena banyaknya pedangang martabak telur dan peminatnya yang tidak kunjung surut. Dan sayapun tertarik untuk menjadikannya contoh karya ilmiah untuk tugas akhir lingkungan bisnis ini, semoga bermanfaat dan dapat menjadikan inspirasi buat teman teman semua dan dapat di kembangkan untuk peluang bisnis sehingga dapat menghasilkan pundi pundi rupiah,saya mengambil contoh ini karna selain saya suka martabak telur saya melihat banyaknya franchise martabak telur. Tentu ini bisnis yang sangat menggiurkan.






ISI

·         Bahan Membuat Martabak Telur
Bahan untuk membuat martabak telur tidak sesulit yang dibayangkan. Bahan baku yang digunakan untuk membuat martabak ini terbagi menjadi dua, yaitu bahan baku untuk adonan martabak telur untuk kulit dan isinya. Untuk bahan kulitnya yang dibutuhkan adalah telur, tepung terigu, air, garam, minyak goreng. Untuk bahan isiannya dibuat dari campuran daging cincang, bawang putih, bawang bombay, telur (ayam atau bebek), daun bawang, santan, merica garam dan gula pasir. Untuk bumbu sausnya diperlukan cuka, cabe rawit, gula merah, bawang merah dan acar mentimun. Bahan – bahan untuk membuat kedua jenis maratabak tersebut bisa dibeli dengan mudah di supermarket atau pasar terdekat. Supaya bisa menghemat pengeluaran maka sebaiknya membeli bahan – bahan martabak ini di pasar tradisional karena di psar tradisional harga bahan – bahan makanan tergolong lebih mudah dan memiliki kualitas yang sama seperti di toko atau supermarket.

·         Tempat Usaha
Hampir semua tempat bisa dijadikan lokasi untuk usaha kuliner martabak. Buktinya di berbagai pusat keramaian dan ruas jalan pasti akan ditemukan satu atau dua usaha kuliner martabak. Untuk mendapatkan tempat yang paling strategis, Anda harus melakukan survei terlebih dulu. Biasanya, usaha kuliner martabak berdiri di pasar, sekitar perumahan, kawasan perkantoran, tempat wisata, di mal atau pusat perbelanjaan.

·         Resiko Usaha
Pesaing adalah resiko yang paling sering dihadapi usaha martabak. Apalagi akhir – akhir ini semakin banyak orang yang mendirikan usaha martabak waralaba. Oleh karena itu, saat survei lokasi usaha, carilah tempat yang belum banyak penjual martabaknya. Kalaupun sudah ada usaha martabak, sebaiknya pilih lokasi yang letaknya tidak berdekatan.



Banyak diantara para penjual martabak telur yang sukses meraup omset Rp. 3.000.000 per hari. Itu bisa menjadi sebuah penguat bahwa bisnis martabak telur memang sangat menggiurkan.